Mendidik Sesuai Fitrah di Era Digital

Bantul — Dalam rangkaian peringatan Milad ke-20 SD Unggulan Aisyiyah Bantul, sekolah kembali menghadirkan kegiatan yang menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara sekolah dan keluarga melalui kegiatan parenting bagi orang tua murid kelas 1 dan 2. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Pemda 2 Manding dan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Doddy Hartanto, M.Pd., Guru Besar bidang Bimbingan dan Konseling dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Mengangkat tema “Mendidik Sesuai Fitrah di Era Digital”, kegiatan parenting ini menjadi ruang belajar bersama bagi orang tua untuk memahami tantangan sekaligus peluang dalam mendampingi tumbuh kembang anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Memasuki era digital, anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang sangat dekat dengan teknologi. Gawai, internet, media sosial, gim, dan berbagai bentuk hiburan digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut tentu memberikan manfaat apabila jika digunakan secara tepat, tetapi juga menghadirkan tantangan yang membutuhkan perhatian dan pendampingan dari orang dewasa.

Melalui kegiatan parenting ini, orang tua diajak untuk kembali memahami bahwa setiap anak memiliki fitrah, potensi, karakter, dan tahapan perkembangan yang unik. Pendidikan anak tidak semata-mata tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang bagaimana orang tua membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter, kemandirian, tanggung jawab, serta nilai-nilai kebaikan.

Prof. Dr. Doddy Hartanto, M.Pd. memberikan wawasan kepada para orang tua mengenai pentingnya membangun hubungan yang positif dengan anak. Di tengah derasnya arus informasi digital, anak membutuhkan kehadiran orang tua bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pendamping, teladan, sekaligus tempat yang aman untuk berbagi cerita dan bertumbuh.

Era digital tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, pendekatan yang diperlukan bukan sekadar melarang anak menggunakan teknologi, melainkan membekali mereka dengan kemampuan untuk menggunakannya secara bijak. Orang tua memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan digital yang sehat, menetapkan batasan yang sesuai, serta memberikan contoh dalam menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Lebih dari sekadar kegiatan berbagi materi, parenting ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga dan sekolah. Kehadiran orang tua dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus belajar dan beradaptasi dalam mendampingi generasi yang tumbuh di era digital. Kolaborasi yang baik antara orang tua dan sekolah diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung anak untuk berkembang sesuai dengan fitrahnya.

 

Sekolah memberikan lingkungan pendidikan yang terarah, sementara keluarga menjadi lingkungan pertama dan utama bagi pembentukan karakter anak”

Melalui semangat Milad ke-20, SD Unggulan Aisyiyah Bantul terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada pembentukan generasi yang berkarakter, berakhlak, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Mendidik sesuai fitrah berarti memahami anak, membersamai proses tumbuhnya, serta menuntunnya agar mampu berkembang menjadi versi terbaik dirinya. Di era digital, kehadiran dan keteladanan orang tua menjadi semakin penting untuk mengantarkan anak tumbuh dengan bijak, tangguh, dan tetap berpegang pada nilai-nilai kebaikan.

Selamat Milad ke-20 SD Unggulan Aisyiyah Bantul. Terus bertumbuh, menginspirasi, dan menghadirkan pendidikan yang bermakna bagi generasi masa depan.

*(If)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *