139 Murid Baru di SD Unggulan Aisyiyah Bantul Ikuti MPLS Ramah 2026, Utamakan Sekolah Aman dan Bebas Perundungan Berikan Ruang Aman Nyaman Anak (RANA)
BANTUL – Hari pertama masuk Sekolah Dasar bagi murid adalah awal dari sebuah perjalanan baru yang penuh cerita, pengalaman, dan harapan. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 merupakan kegiatan awal murid baru yang menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan dengan menghormati hak setiap anak dan memuliakan warga sekolah, sehingga sekolah menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman bagi semua murid.
Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi menetapkan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 198 Tahun 2026 tentang Uraian Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 sebagai pedoman pelaksanaan MPLS bagi seluruh satuan pendidikan di Indonesia. Kebijakan ini menjadi rujukan dan langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan MPLS tidak lagi sekadar kegiatan menyambut murid baru, melainkan menjadi sebuah kegiatan yang mampu membentuk karakter murid, penguatan profil lulusan, dan penciptaan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Hal ini sejalan dengan program Kemendikdasmen yang baru saja diluncurkan di Jakarta pada hari Senin, 13 Juli 2026 tentang Gerakan Nasional RANA (Ramah Anak Nyaman Anak) untuk mewujudkan MPLS Ramah Tahun 2026.
MPLS Ramah 2026 di Satuan Pendidikan Jenjang Sekolah Dasar dilaksanakan selama lima hari secara inklusif dan bebas biaya. Kegiatan MPLS Ramah 2026 di SD Unggulan Aisyiyah Bantul dibuka oleh Kepala Sekolah Bapak Suwardi, M.Pd. Sebanyak 139 murid SD Unggulan Aisyiyah Bantul mengikuti kegiatan ini dengan penuh suka cita. Melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026, setiap murid diajak mengenal sekolah bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang yang aman, nyaman, menyenangkan, dan penuh kasih. Kegiatan ini mengedepankan prinsip penghormatan terhadap hak-hak anak melalui pengalaman belajar yang bermakna, menggembirakan, dan penuh kasih sayang. Bagi sebagian murid, beralih dari lingkungan keluarga ke dunia sekolah merupakan pengalaman yang baru. Oleh karena itu, proses adaptasi perlu dilakukan secara bertahap agar murid dapat tumbuh dengan rasa percaya diri, merasa diterima, dan siap mengikuti setiap proses pembelajaran dengan gembira.
MPLS Ramah 2026 hadir untuk menciptakan pengalaman pertama yang positif bagi setiap murid. Kegiatan ini dirancang untuk membantu murid mengenal lingkungan sekolah, guru, teman-teman baru, serta membangun karakter sejak hari pertama tanpa adanya perundungan maupun bentuk kekerasan. Dalam pelaksanaannya MPLS Ramah disusun melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pascapelaksanaan. Materi yang diberikan terdiri dari materi uatam dan materi pilihan yang dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing satuan pendidikan. Materi utama dalam kegiatan MPLS Ramah ini meliputi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH), Pagi Ceria, Budaya Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun (5S), Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), Gerakan Rukun Saman Teman (GRST), dan sekolah juga diberikan ruang untuk menambah materi yang menjadi ciri khas maupun kebutuhan khusus sesuai kondisi satuan pendidikan masing-masing.
Tentunya, Keberhasilan MPLS tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Orang tua memiliki peran yang sangat penting sebagai pendamping utama yang memberikan dukungan, semangat, dan rasa aman kepada anak selama menjalani masa transisi ini. Kehadiran dan keterlibatan orang tua akan menjadi bekal berharga bagi anak dalam menghadapi pengalaman barunya di sekolah. Dengan sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga, kita bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang ramah, inklusif, dan membahagiakan. Derngan demikian, MPLS Ramah 2026 bukan hanya sekadar kegiatan orientasi, melainkan menjadi fondasi dalam membangun sekolah yang berkarakter, inklusif, dan humanis. Mari jadikan MPLS Ramah 2026 sebagai langkah awal yang menginspirasi, menumbuhkan semangat belajar, serta menghadirkan kenangan indah bagi setiap murid dalam mengawali perjalanan pendidikannya.




