Semarak Milad ke-20, SDUA Bantul Hadirkan Dai Nasional Ustadz Irfan Rizki Haas

Bantul — Dalam rangka menyemarakkan Milad ke-20 SD Unggulan Aisyiyah Bantul, sekolah menggelar Pengajian Akbar pada Ahad, 26 Juli 2026, bertempat di Masjid AR. Fachruddin Muhiba. Kegiatan ini menghadirkan dai nasional, Ustadz Irfan Rizki Haas, dan menjadi salah satu rangkaian utama peringatan dua dekade pengabdian SD Unggulan Aisyiyah Bantul di bidang pendidikan.

Pengajian diikuti oleh keluarga besar SD Unggulan Aisyiyah Bantul, wali murid, serta masyarakat umum. Turut hadir pula para tamu undangan dari berbagai unsur Persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah, di antaranya Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Bantul, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), serta sejumlah tokoh dan mitra sekolah. Antusiasme jamaah terlihat begitu tinggi dengan kehadiran sekitar 500 jamaah yang memenuhi ruang utama Masjid AR. Fachruddin Muhiba.

Pengajian akbar ini dikoordinasikan oleh Tim Keislaman SD Unggulan Aisyiyah Bantul sebagai bagian dari rangkaian Semarak Milad ke-20 sekolah. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya menghadirkan ruang penguatan nilai-nilai keislaman sekaligus mempererat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendidik generasi Islami yang berkemajuan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Irfan Rizki Haas mengingatkan bahwa pendidikan anak sejatinya dimulai jauh sebelum mereka lahir. Ikhtiar tersebut diawali dengan memilih pasangan hidup yang saleh, kemudian terus memperbaiki kualitas diri sebagai orang tua, serta bersungguh-sungguh membimbing putra-putri agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Beliau mengaitkan pesan tersebut dengan firman Allah Swt. dalam Surah Al-Furqan ayat 74, yang mengajarkan doa agar Allah menganugerahkan pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk hati serta menjadikan keluarga sebagai teladan bagi orang-orang bertakwa. Sebagai bentuk ikhtiar langit, beliau juga mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mengiringi setiap usaha mendidik anak dengan doa.

Sebagai teladan, beliau menyampaikan doa Nabi Ibrahim a.s. yang termaktub dalam Surah As-Saffat ayat 100:

“Rabbi hab lī minaṣ-ṣāliḥīn.”
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku seorang anak yang termasuk orang-orang saleh.”

Menurut beliau, doa yang terus dipanjatkan, disertai keteladanan dan kesungguhan orang tua dalam mendidik, merupakan fondasi utama dalam membangun keluarga yang diridai Allah.

Sementara itu, Kepala SD Unggulan Aisyiyah Bantul, Suwardi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah dan tamu undangan yang telah berkenan hadir memeriahkan Pengajian Akbar Milad ke-20. Beliau berharap momentum ini semakin memperkuat kolaborasi antara orang tua, sekolah, Persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta masyarakat dalam mengoptimalkan pendidikan generasi penerus bangsa.

Mengusung tema “Membumikan Cinta, Melangitkan Doa”, Milad ke-20 SD Unggulan Aisyiyah Bantul menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pengabdian sekolah sekaligus memperteguh komitmen dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Dengan semangat kebersamaan dan doa yang terus dipanjatkan, SD Unggulan Aisyiyah Bantul bertekad melanjutkan ikhtiar mencetak generasi yang bertakwa, cerdas, dan berkemajuan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *